Mastilizal Aye: Harapan Baru di Kemudi Koni Kota Padang?
Debat mengenai siapa yang akan menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Padang untuk lima tahun ke depan kian menghangat. Kendati tampuk kepemimpinan saat ini baru akan berakhir pada September 2025, aroma persaingan dan harapan akan sosok pemimpin baru sudah tercium kuat di kalangan insan olahraga. Dari sekian banyak nama yang beredar, satu figur yang mencuri perhatian dan menjadi buah bibir adalah Mastilizal Aye, SH.
Bukan tanpa alasan nama Ketua Askot PSSI Padang dua periode ini mencuat begitu kencang. Rekam jejaknya dalam memimpin dan membangkitkan gairah sepak bola di Kota Padang menjadi kartu truf yang sulit diabaikan. Di bawah komandonya, Askot PSSI Padang menjelma menjadi organisasi yang dinamis dan progresif, dengan program-program pembinaan usia muda yang terstruktur dan kompetisi yang bergulir secara konsisten. Munculnya kembali bibit-bibit pesepak bola muda dan tumbuhnya SSB-SSB baru menjadi bukti nyata keberhasilan kepemimpinannya.
Keberhasilan ini tentu menjadi tolok ukur yang menarik untuk dipertimbangkan dalam konteks kepemimpinan Koni Kota Padang. Sebagai induk organisasi yang menaungi berbagai cabang olahraga, Koni membutuhkan sosok yang tidak hanya memiliki visi yang jelas, tetapi juga kemampuan manajerial dan pemahaman mendalam tentang dinamika pembinaan olahraga di berbagai tingkatan. Pengalaman Mastilizal Aye dalam mengelola organisasi olahraga, membangun sinergi dengan berbagai pihak, dan yang terpenting, mampu menghadirkan perubahan positif, menjadikannya kandidat yang menjanjikan.
Pernyataan Mastilizal Aye yang belum secara tegas menyatakan kesediaannya untuk maju memang menimbulkan tanda tanya. Namun, jawaban diplomatisnya yang membuka peluang jika adanya desakan kuat dari komunitas olahraga Padang dan Sumatera Barat, memberikan secercah harapan. Desakan ini bukanlah tanpa dasar. Para pemerhati dan pengamat olahraga tentu melihat potensi besar yang dimiliki Mastilizal Aye untuk membawa Koni Kota Padang ke arah yang lebih baik.
Kepemimpinan yang sukses di Askot PSSI Padang memberikan indikasi bahwa Mastilizal Aye memiliki kemampuan untuk merangkul berbagai kepentingan, membangun komunikasi yang efektif, dan yang paling penting, memiliki semangat untuk memajukan olahraga. Koni Kota Padang membutuhkan pemimpin yang tidak hanya pandai beretorika, tetapi juga mampu bekerja nyata, memberikan perhatian dan dukungan kepada seluruh cabang olahraga, serta menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan berprestasi.
Tentu saja, tantangan yang dihadapi Koni Kota Padang tidaklah ringan. Berbagai persoalan terkait pembinaan atlet, fasilitas olahraga, dan dukungan anggaran menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemimpin yang akan datang. Namun, dengan melihat keberhasilan Mastilizal Aye dalam menghidupkan kembali sepak bola di Padang, muncul optimisme bahwa beliau memiliki kapasitas untuk menghadapi tantangan tersebut dan membawa angin segar bagi seluruh cabang olahraga di Kota Padang.
Kini, bola ada di tangan Mastilizal Aye. Apakah desakan dari berbagai pihak akan mampu meyakinkannya untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar di kancah olahraga Kota Padang? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang jelas, kehadiran nama Mastilizal Aye dalam bursa calon Ketua Koni Kota Padang memberikan harapan baru bagi masa depan olahraga di ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini.
Padang' 3 April 2025
Oleh: Andarizal, KJI