Banjir Jabodetabek, Brimob Polri Kerahkan Ratusan Personel Evakuasi Warga

JAKARTA - Korps Brimob Polri mengerahkan ratusan personelnya untuk membantu warga yang menjadi korban banjir di sejumlah titik di Jabodetabek. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari lalu menyebabkan banjir di berbagai wilayah, dan beberapa lokasi masih tergenang hingga hari ini.

Tim SAR dari Pasukan Pelopor Korps Brimob terjun langsung ke lapangan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir, terutama di daerah Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Selain itu, mereka juga mendistribusikan bantuan bahan makanan kepada warga yang terdampak banjir.

"Polri akan terus mengerahkan personel dan peralatan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan pascabanjir," ujar Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dedi Prasetyo.

Di lokasi yang berbeda, 83 personel Brimob dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pendistribusian bantuan di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Di Bojong Kulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor, 31 personel Brimob berhasil mengevakuasi 51 warga. Sementara itu, di Klapanunggal, Bogor, 24 personel Brimob mengevakuasi 7 warga.

Banjir di Bojong Kulur dan Klapanunggal merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai 80 cm hingga 3,2 meter. Di Bekasi, tepatnya di Perumahan Vila Nusa Indah I dan Pondok Gede Permai, 16 personel Brimob menghadapi kendala arus banjir yang deras dengan ketinggian air mencapai 4 meter.

Selain itu, 29 personel Brimob juga dikerahkan ke Jatiasih dan Kemang Pratama, Bekasi, untuk merespons laporan dan permintaan evakuasi warga. Dalam proses penanggulangan banjir ini, terlihat warga, terutama anak-anak dan lansia, berhasil dievakuasi oleh pasukan Brimob Polri.

Tindakan cepat dan tanggap dari Korps Brimob Polri ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang terdampak banjir. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan bantuan yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat ini.

Editor: Andarizal


Topik Terkait

Baca Juga :